TUGAS SOFTSKILL
TEKNOLOGI INF & MULTIMEDIA #
STATIC STRUCTURAL ANALYSIS
Nama : Redha
NPM : 26412072
TemanKelompok : 1. NurArifin
2. QolilWicaksono
3. Rendy Malik Dwi Pambudi
Kelas : 4IC04
JURUSAN TEKNIK MESIN
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
UNIVERSITAS
GUNADARMA
2016
BAB 1
PRE-PROCESSING
Static
Structural Analysis
adalah
model analisis struktur part untuk mengetahui batas kemampuan part dengan
material tertentu dan menahan beban yang dikenakan kepadanya secara statis baik
tekan, tarik ataupun beban puntir.
Ø Buka
file gambar yang telah dibuat dengan memilih Open kemudian pilih objek ( support bracket ) yang akan dianalisa, maka akan muncul tampilan seperti dibawah ini
:
Ø Setelah
itu masuk ke menu bar simulation, klik sub menu dari “Study Advisor” lalu pilih “New
Study” dalam menu tersebut.
Ø Setelah
masuk pada study, isi kolom “Name” secara
bebas dengan nama pilihan kita , contoh “Dragon
Knight” kemudian pilih “Static”
untuk tipe analisis. Setelah itu Ok.
Ø Setelah
kita pilih Ok pada tahap sebelumnya, Muncul nama analisa yaitu “Dragon
Knight”.
Ø Setelah
itu pilih menu “Apply Material” pada
menu bar, maka akan muncul tabel seperti diatas, dalam kasus ini saya
menganalisa bahan material Plain Carbon
Steel, kemudian pilih Plain Carbon Steel lalu pilih Apply dan
Close tabel tersebut.
Ø Setelah
kita memilih materialnya, maka warna dari benda kerja tampak berubah karena spesifikasi
bahan material yang kita pilih berbeda dengan bahan material sebelumnya.
Ø Setelah
itu, kita akan menentukan daerah atau permukaan yang dikunci atau titik tetap
dari benda kerja tersebut dengan memilih menu “Fixtures Advisor” pada menu bar dan pilih sub menu “Fixed Geometry” seperti gambar diatas.
Ø Lalu
setelah itu pilih permukaan yang akan dikunci, lalu klik Ok atau ceklis,
pastikan untuk pilih permukaan (face) bukan sudut atau garis sisi dari benda
kerja, seperti gambar diatas.
Ø Lalu
setelah menentukan titik yang akan dikunci atau di-fix, kita harus menentukan
titik yang akan menerima gaya, dengan cara memilih menu “External Loads” kemudian pilih sub menu “Force” seperti pada gambar diatas, kemudian pilih permukaan yang
akan menerima gayanya.
Ø Pada
gambar diatas kita masukkan gaya (Force Value) sebesar 30 N, pilih dan ceklis “Reverse Direction” untuk menentukan arah
gaya tarik, kemudian Ok.
Ø Kemudian
kita membuat mesh dengan klik kanan pada menu "Mesh" pilih "Create
Mesh”, biarkan Mesh Density dalam
ukuran default, lalu klik Ok. Objek kerja akan ditampilkan seperti gambar
diatas.
BAB
2
SOLVER
Ø
Setelah semua pengaturan awal static analysis dilakukan,
langkah selanjutnya solver. Klik
“Run” Tunggu hingga selesai proses.
Ø Proses
ini merupakan langkah perhitungan analisis dari subjek dengan cara perhitungan
elemen per elemen pada meshing system. Langkah perhitungan yang dilakukan
secara otomatis oleh komputer dengan
meggunakan model matematika lanjut (Hukum Hoke, Rumus Diferensial/Laplace serta
Rumus Matriks).
Ø
BAB
3
POST-PROCESSING
Ø Hasil
Static Structural Analysis Von Misses Stress
Ø
Setelah proses solving selesai
hasil analisis dapat langsung dilihat. Ada 4 hasil analisis yang dapat ditampilkan, yaitu :
1. Stress Result
2. Displacement Result
3. Strain Result
4. Factor of Safety
Ø Dari
hasil analisis dapat diketahui besar tegangan maksimum yang didapatkan adalah
sebesar 1343000,875 N/m2 dan tegangan minimum yang kita dapat adalah
0.000 N/m2 dengan titik kritis berada dekat dengan lengkungan yang
bersentuhan dengan permukaan tengah penahan beban yang berwarna merah karena mengalami
tegangan maksimum.
Ø Dari
hasil analisis dapat diketahui besar displacement maksimum yang didapatkan
adalah sebesar 2.184e-002 mm
dengan posisi displacement maksimum di ujung atas permukaan penahan beban. Hal
ini disebabkan dari arah gaya yang dikenakan pada permukaan penahan beban saat analisisnya,
dimana akibat dari posisi beban yang
telah ditentukan dan bentuk benda yang menyiku dan cukup tipis dibagian
ujungnya menjadi penyebab utama sehingga titik displacement maksimum terdapat
pada ujung permukaan penahan beban tersebut.
Ø Dan
dari hasil analisis dapat pula diketahui regangan maksimum pada objek, yaitu 4.533e-006, yang terjadi di tengah atas
permukaan penahan beban.
Ø Faktor Keamanan
Pada
gambar diatas, maka dapat diketahui bahwa :
·
Safety
Factory Maximum = 1.643e+002 = 1.643 x 10^2
·
Safety
Factory Minimum = 1.384e+015 = 1.384 x 10^15
Perhitungan faktor keamanan (𝜂) =
Dimana :
Sy = Yield Strength. Untuk material Plain Carbon Steel diketahui sebesar
220594000,000 N/m2
σe = Tegangan Von Mises maksimum.
Pada analisa tegangan Von Mises stress
diketahui sebesar 1343000,875 N/m2
Maka
: (𝜂) = Sy/σe = 1642.5






















